Kamis, 31 Maret 2016

metode fifo lifo

Investasi sementara merupakan investasi jangka pendek pada surat berharga 
Tujuan karna adanya kas menganggur
Investasi jangka pendek dapar berupa saham dan obligasi

PT ABC pada tahun 2010 memberikan data yang berhubungan dengan investasi dalam saham sebagai berikut :

10/02/10 dibeli 100 lembar saham PT TEGAR nominal @Rp 10.000 kurs beli 110% dengan biaya provisi dan materai sebesar Rp 10.000
25/05/10 dibeli 50 lembar saham PT TEGAR nominal @Rp 10.000 kurs beli 
120% dengan biaya  provisi dan materai sebesar Rp 5.000
15/08/10 dijua 60 lembar saham PT TEGAR nominal @Rp 10.000 kurs jual 120% dengan biaya provisi dan materai Rp 10.000

Diminta :
Metode FIFO (MPKP)
Metode LIFO (MTKP)
Metode rata – rata


Jawaban :

10/02/10 markettable securities Rp 1.110.000
Cash Rp 1.110.000

25/05/10 markettable secuties Rp 605.000
Cash Rp 605.000
Metode FIFO

15/08/10 cash Rp 710.000
         Marketable securities Rp 666.000
Gain un sale marketable securities Rp 44.000

Bila menggunakan metode LIFO

15/08/10 cash Rp 710.000
Lash on sale of marketable securities Rp 6.000
Marketable securities       Rp 716.000


Metode rata-rata 
15/08/10 cash Rp 710.000
Gain sale of market table securities   Rp.24.000
Marketable securities Rp. 686.000



INVESTASI DALAM SEKURITAS HUTANG / OBLIGASI

Instrument yang menunjukan hubngan kreditor dengan suatu perusahaan investasi dalam sekuritas hutang menurut (Donald,jerrydan terry :433) dikelompokan menjadi 3 yaitu :
Dimiliki sampai jatuh tempo (held to – maturity)
Menurut maksud & kemampuan perusahaan akan dimiliki sampai jatuh tempo
Perdagangan (tranding)
Sekuritas hutang yang dimiliki terutama untuk dijal dalam jangka waktu dapat untuk menghasilkan laba / selisih jangka pendek.
Tersedia untuk dijual (available for sale)
Tidak di klasfikasikan sebagai sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo / perdagangan.

Sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo hanya untuk investor / perusahaan dapat mengklasfikasikan nya jika pelapornya mempunyai :
Nilai positif untuk memegang sekuritas
Kemampuan untuk memiliki sekuritas itu sampai jatuh tempo
Perusahaan : biaya yang diamortitasi (penyusutan bukan pada nilai wajarnya)
Sekuritas perdagangan
Akan dijal dalam priode waktu yang singkat digunakan untuk menghasilkan laba dan selisih harga jangka pendek biasnya karna dari 3bulan mungkin lebih sering diukur dalam hitungan hari/jam dilaporkannya pada nilai wajar.
Sekuritas yang tersedia untuk dijual
Investasi sekuritas hutang yang siap dijual kapan saja dilaporkan pada nilai wajarnya (fair value).
Keuntungan & kerugian berkaitan dengan perubahan dalam nilaiwajar sekuritas hutang dicatat pada akun keuntungan / kerugiaan yang belum terelisasi (compesive income) sebagai komponen dari ekuitas pemegang saham ( stork holders equity).
Perubahan dalam nilai wajar tidak dilaporkan sebagai kerugiaan dari penghasilan (laba) bersih sampai sekurittas tersebut dijual.

Kamis, 24 Maret 2016

Hutang jangka panjang

31 Desember 2011 jurnal penutup

Ikhsan laba rugi     Rp. 7.600.00p
           Bunga.              Rp. 7.600.000

Beban bunga                |  01/01
01/03 Rp.4.800.000.      Rp.3.200.000
01/09 Rp.4.600.000.
                 
31/12 Rp.10.800.000


1. Iko bekerja pada PT XYZ dengan memperoleh gaji sebesar 20jt PT XYZ merupakan ikut dalam proses jamsostek premi jam kerja dan premi kematian di bayar  oleh pemberi kerja 20rb dan 50rb dalam sebulan PT KYZ menanggung tht 10rb sedangkan kiko m3mbayar iyuran tht sebesar 6500/bln disamping ituitu PT KYZ iyuran pensiun kepada dana keuangan. Besar pembayar yang dutanggung sebesar 40rb sedangkan 25rb ditanggung oleh kiko pph PTKP

PPH 21
Gaji sebulan.          Rp. 20.000.000
Premi.os.kec.         Rp.         20.000
Premi kematian     Rp.            5.000
Penghasilan bruto Rp. 20.025.000

Pengurangan
B.Jabatan (5%) × 20.025.000.      Rp. 500.000
Iuran pensiun.                                 Rp.    25.000
THT.                                                  Rp.      6.5000


Penghasilan neto.   Rp. 20.025.000
                                    Rp.      531.000
                                    Rp. 19.493.500

penghasilan neto (12×19.493.500) = 233.922.000

PTKP
Wp sendiri.                  Rp. 36.000.000
Wp kawin.                    Rp.   3.000.000
anak 3×3.000.000.      Rp.   9.000.000
PTKP Setahun.            Rp. 48.000.000
PKP.                              Rp. 185.000.000


PKP
PPH 21 = 5% × 50.000.000.    = Rp. 2.500.000
                 15% × 135.922.000 = Rp. 20.388.000
                   PKP setahun.         = Rp. 22.888.300

Rabu, 16 Maret 2016

hutang

Kewajiban yang berhubungan dengan kariawan
1. Gaji
2. Upah
3. Menurut peraturan perubahan di indonesia pegawai dikatakan lembur jika ia berkerja >40 jam seminggu
4. Lembur untuk jam pertama pada hari kerja
1.5 x tarif normal
2 x tarif normal perjam
5. Pada hari hari lembur resmi untuk 7 jam
Pertama lembur = 2x tarif normal kerja
Jam ke - 8 dst = 3x tarif normal perjam

Contoh soal
Fani selama bulan oktober 2014 bekerja selama 197 jam gaji / bulannya sebesar Rp 1.730.000 jumlah jam bekerja normal perusahaan selama 1bln adalah 173 jam

Jawab.
197 - 173 = 24 jam

1.730.000 ÷ 173 = 10.000

Pendapatan kotor dan pendapatan bersih
Pendapatan kotor merupakan jumlah total gaji , upah , komisi jenis komposisi lain yang diterima oleh pegawai sebelum dikurangi pajak dan pengeluaran lain.

Pendapatan bersih merupakan jumlah yang benar benar diterima oleh pegawai setelah dikurangi pajak.

Jumat, 22 Januari 2016

persediaan

Persediaan adalah persediaan barang-barang yang menjadi obyek usaha pokok perusahaan.

Jenis-Jenis Persediaan
Seperti yang telah disebutkan di atas, Persediaan terbagi menjadi 5, yaitu :
Merchandise Inventory (Persediaan Barang Dagangan)
Barang dagangan adalah barang yang diperoleh dari supplier (pemasok) tanpa melalui proses perubahan bentuk dan dimaksudkan untuk dijual kembali kepada pelanggan dalam kegiatan normal perusahaan.
Direct Materials Inventory (Persediaan Bahan Baku)
Bahan baku adalah barang yang akan digunakan dalam proses produksi dan menjadi substansi utama dari barang (produk) jadi. 
Indirect Materials Inventory (Persediaan Bahan Pembantu)
Bahan pembantu adalah barang yang akan dipakai untuk membantu kelancaran usaha ataupun proses produksi dan tidak menjadi substansi produk jadi. Contohnya adalah kertas yang merupakan bahan baku bagi perusahaan penerbit dan percetakan; dan bahan pembantu untuk pembungkus bagi penjual makanan.
Work in Process Inventory (Persediaan Barang dalam Proses)
Persediaan Barang dalam proses adalah bahan baku yang sudah mengalami proses produksi tetapi belum selesai secara sempurna sebagai barang jadi. Contohnya adalah buku yang belum dijilid pada perusahaan penerbitan, sepatu yang belum disol pada perusahaan sepatu.
Finished Goods Inventory (Persediaan Barang Jadi)
Barang jadi adalah barang yang telah selesai diproduksi dan menunggu untuk dijual. Barang jadi pada perusahaan manufaktur berfungsi sama seperti barang dagangan pada perusahaan dagang, yaitu sebagai sumber pendapatan utama.  



kelompok 12

Pertanyaan     :


1. Kapan persediaan akhir di anggap ada pada persediaan eceran?


Jawaban Kelompok 12 :

Pada akhir tahun, persediaan yang ada di gudang penyimpanan dihitung jumlah kuantitasnya dan ditentukan nilai/harga belinya. Untuk menentukan persediaan yang dipakai/dijual, persediaan yang pernah ada (persediaan awal ditambah pembelian selama satu periode) dikurangi dengan persediaan akhir periode. Kemudian dibuat dua ayat jurnal penyesuaian. lalu, Cost persediaan ditentukan dengan mengkonversi persediaan menurut harga eceran menjadi cost dengan mengggunakan prosentase cost terhadap harga eceran

Rabu, 13 Januari 2016

akuntansi keuangan menengah

Wesel & Promes

Wesel promes dapat digunakan sebagai:
1. Ketika seseorang dan perusahaan meminjamkan atau meminjam uang.
2. Ketika jumlah transaksi dan jangka waktu kredit melebihi batas normal.
3. Ketika penyelesaian dari piutang

 Setiap surat promes haruslah mengandung hal – hal berikut:
1. Order Clausule atau promesse an order.
2. Kesanggupan untuk membayar dengan tiada syarat jumlah yang tercantum didalamnya.
3. Hari jatuh tempo pembayarannya.
4. Tempat pembayaran promes
5. Nama pemegang promes atau orang yang ditunjuknya.
6. Tanggal dan tempat pembuatannya.

7. Tanda tangan penarik atau pembuat promes.


Beberapa hal penting yang harus dipahami, apabila kita membaca sebuah surat promes adalah:

1. Tanggal 1 September adalah disebut dengan tanggal terbitnya promes.

2. Enam puluh hari menunjukkan jangka waktu promes, lamanya waktu yang diperlukan sampai promes ini jatuh tempo.

3.Kusmanto sebagai pembuat promes dan PT. Badara Cina atau orang sebagai pemegang promes.

4. Nilai 10.000.000 adalah nilai nominal promes.

5.Kata – kata kepada orang atau bank berarti bahwa PT. Badara Cina dapat menunjuk pihak lain untuk melakukan penagihan pada tanggal jatuh tempo.

6.Kata sanggup membayar mengandung arti bahwa surat promes adalah surat sanggup bayar.

7.Pada kolom ketiga sebelah kanan merupakan bagian dimana tanda tangan si pembuat promes yang meng atas namakan Kusmanto sebagai Direktur dari PT. Alam Pertiwi.




Rabu, 25 November 2015

piutang


Jenis-jenis piutang ada 3 yaitu
Piutang usaha
Sebuah perusahaan memimjamkan uangnya terhadap orang lain untuk membuka suatu usaha pekerjaan, dan piutang usaha ini diperkirakan akan dapat di tagih dalam jangka waktu yang relatih pendek.

Piutang wesel
Adalah perjanjian tertulis karena adanya pinjaman uang, karena membeli barang secara kredit, piutang wesel ini hampir sama seperti piutang usaha

Piutang lain – lain
Tagihan perusahaan kepada pelanggan akibat transaksi yang tidak langsung, contohnya itu seperti piutang bunga, piutang deviden

Contoh soal :
EXODUS INC. mempunyai rencana penjualan atas dasar estimasi akhir bulan :
Bulan penjualan Jumlah Penjualan (Rp)
APRIL Rp 7.600.000
MEI Rp 5.000.000
Juni Rp 8.000.000
Term of sales 10/15, n/30 kebiasaan pelanggan :
40% terkumpul 1-15 hari sesudah bulan penjualan 
20% terkumpul sesudah 15hari dalam bulan penjualan yang sama
25% terkumpul dalam bulan ke-2 sesudah bulan penjualan
Dari data diatas buatlah buget pengumpulan piutang EXODUS INC !
Jawab :
Penjualan kredit bulan April
Penerimaan kredit bulan Mei
a). 40% X 7.600.000 = 3.040.000
 pot 10% X 3.040.000 = (304.000) 
2.736.000
b). 20% X 7.600.000 = 1.520.000
4.256.000 (penerimaan april di bulan mei)
Penerimaan kredit di bulan juni
c). 25% X 7.600.000 = 1.900.000 (penerimaan april di bulan juni)
penjualan kredit bulan mei
penerimaan kredit bulan juni
a). 40% X 5.000.000 = 2.000.000
pot 10% X 2.000.000 = (200.000)
1.800.000
b). 20% X 2.000.000 = 1.000.000
2.800.000 (penerimaan mei di bulan juni)
Penerimaan kredit dibulan juni
c). 25% X 5.000.000 = 1.250.000 (penerimaan mei di bulan juni)
penjualan kredit di bulan juni
penerimaan kredit di bulan juli
a). 40% X 8.000.000 = 3.200.000
pot 10% X 3.200.000 = (320.000)
2.880.000
b). 20% X 8.000.000 = 1.600.000
4.480.000 (penerimaan juni di bulan juli)
Penerimaan kredit di bulan Agustus
c). 25% X 8.000.000 = 2.000.000 (penerimaan juni di bulan Agustus)



Table buget pengumpulan piutang EXODUS INC
Bulan penjualan April Mei Juni Juli Agustus
April - 4.256.000 1.900.000 - -
Mei - - 2.800.000 1.250.000 -
Juni - - - 4.480.000 2.000.000
Jumlah - 4.256.000 4.700.000 5.730.000 2.000.000

Pertanyaan :
Apa perbedaan dari debitur dan kreditur ?
Jawab
Kalau kreditur orang yang meminjamkan uang kepada orang lain
Kalau debitur orang yang berhutang kepada orang lain

Ku Jaga Takdirku

Tak Pernah Aku Meminta Bertemu Engkau Dan Bersama Sama Dalam Kehidupan Namun Tuhan Mengirim Engkau Untuk Bersama Denganku Selamanya ...